Selasa, 24 Desember 2013

INDONESIA HARUS TEGAS !!!

Akhir-akhir ini masih panas dibicarakan tentang penyadapan yang dilakukan Australia terhadap Indonesia. Penyadapan yang dilakukan australia  kepada para pejabat  tinggi negara Indonesia ini tetu menyulut kemarahan warga Indonesia karena Australia dengan seenaknya melakukan penyadapan kepada orang-orang yang dianggap penting di Indonesia. Berkaitan tentang penyadapan yang dilakukan australia terhadap Indonesia, Indonesia harus bertindak tegas dengan melaporkan Australia kepada PBBkarena tindakan tersebut sudah jelas merugikan Indonesia.
Tindakan melaporkan australia lebih baik dilakukan ketimbang hanya berkirim surat dengan perdana mentri australia seperti yang dialkukan oleh presiden SBY karena tindakan tersebut akan tegas mengatakan bahwa Australia dilarang menyadap para petinggi negara Indonesia. Tindakan melaporkan Australia ini akan membuat efek jera kepada Australia karena dengan hukuman yang dijatuhkan oleh PBB tentu Australia akan berpikir berkali-kali untuk melakukan tindakan penyadapan.
Tindakan melaporkan penyadapan kepada PBB sebenarnya sudah lumrah dilakukan oleh negara negara lain. Negara-negara yang melaporkan ke PBB adalah Jerman, Brasil, Spanyol, dan sejumlah negara lainnya, sehingga PBB menerbitkan resolusi  anti penyadapan karena melanggar privasi pemimpin negara dan melanggar hukum internasional. Namun reaksi Indonesia menyikapi aksi penyadapan yang dilakukan Australia cukup unik, yakni marah-marah dan kemudian mengirimkan surat kepada PM Australia Tonny Abbot. Pemerintah Indonesia bis ameninjau kembali perjanjian dengan Australia yakni “Lombok Treaty" yang isinya menitikberatkan pada kerja sama di bidang pertahanan, keamanan, kontra terorisme ,maritime security, dan intelijen.
penyandapan itu bisa dipandang dari tiga aspek yakni yaitu hukum, psikologis dan politik. Dari aspek hukum, kata dia, ada konvensi Wina yang terkait etika hubungan antarnegara, pada aspek politik ada etikanya dalam hal spionase, intelejen, mata-mata dan sebagainya. Penyadapan memang biasa dilakukan sebagai usaha untuk mengumpulkan informasi strategis dan tergantung bagaimana negara bekerja dalam operasi hitam tersebut, tapi ada etika, hukum internasional, dan hubungan politik antar negara.


Selasa, 05 November 2013

Sejarah Kota Semarang

Sejarah Semarang berawal kurang lebih pada abad ke-8 M, yaitu daerah pesisir yang bernama Pragota (sekarang menjadi Bergota) dan merupakan bagian dari kerajaan Mataram Kuno. Daerah tersebut pada masa itu merupakan pelabuhan dan di depannya terdapat gugusan pulau-pulau kecil. Akibat pengendapan, yang hingga sekarang masih terus berlangsung, gugusan tersebut sekarang menyatu membentuk daratan. Bagian kota Semarang Bawah yang dikenal sekarang ini dengan demikian dahulu merupakan laut. Pelabuhan tersebut diperkirakan berada di daerah Pasar Bulu sekarang dan memanjang masuk ke Pelabuhan Simongan, tempat armada Laksamana Cheng Ho bersandar pada tahun 1405 M. Di tempat pendaratannya, Laksamana Cheng Ho mendirikan kelenteng dan mesjid yang sampai sekarang masih dikunjungi dan disebut Kelenteng Sam Po Kong (Gedung Batu).
Pada akhir abad ke-15 M ada seseorang ditempatkan oleh Kerajaan Demak, dikenal sebagai Pangeran Made Pandan, untuk menyebarkan agama Islam dari perbukitan Pragota. Dari waktu ke waktu daerah itu semakin subur, dari sela-sela kesuburan itu muncullah pohon asam yang arang (bahasa Jawa: Asem Arang), sehingga memberikan gelar atau nama daerah itu menjadi Semarang.

Sebagai pendiri desa, kemudian menjadi kepala daerah setempat, dengan gelar Kyai Ageng Pandan Arang I. Sepeninggalnya, pimpinan daerah dipegang oleh putranya yang bergelar Pandan Arang II (kelak disebut sebagai Sunan Bayat). Di bawah pimpinan Pandan Arang II, daerah Semarang semakin menunjukkan pertumbuhannya yang meningkat, sehingga menarik perhatian Sultan Hadiwijaya dari Pajang. Karena persyaratan peningkatan daerah dapat dipenuhi, maka diputuskan untuk menjadikan Semarang setingkat dengan Kabupaten. Pada tanggal 2 Mei 1547 bertepatan dengan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, tanggal 12 rabiul awal tahun 954 H disahkan oleh Sultan Hadiwijayasetelah berkonsultasi dengan Sunan Kalijaga. Tanggal 2 Mei kemudian ditetapkan sebagai hari jadi kota Semarang.

Kemudian pada tahun 1678 Amangkurat II dari Mataram, berjanji kepada VOC untuk memberikan Semarang sebagai pembayaran hutangnya, dia mengklaim daerah Priangan dan pajak dari pelabuhan pesisir sampai hutangnya lunas. Pada tahun 1705 Susuhunan Pakubuwono I menyerahkan Semarang kepada VOC sebagai bagian dari perjanjiannya karena telah dibantu untuk merebut Kartasura. Sejak saat itu Semarang resmi menjadi kota milik VOC dan kemudian Pemerintah Hindia Belanda.
Kantor KPM (Koninklijke Paketvaart Maatschappij) di Semarang (1918-1930)

Pada tahun 1906 dengan Stanblat Nomor 120 tahun 1906 dibentuklah Pemerintah Gemeente. Pemerintah kota besar ini dikepalai oleh seorang Burgemeester (Walikota). Sistem Pemerintahan ini dipegang oleh orang-orang Belanda berakhir pada tahun 1942 dengan datangya pemerintahan pendudukan Jepang.

Pada masa Jepang terbentuklah pemerintah daerah Semarang yang di kepalai Militer (Shico) dari Jepang. Didampingi oleh dua orang wakil (Fuku Shico) yang masing-masing dari Jepang dan seorang bangsa Indonesia. Tidak lama sesudah kemerdekaan, yaitu tanggal 15 sampai 20 Oktober 1945 terjadilah peristiwa kepahlawanan pemuda-pemuda Semarang yang bertempur melawan balatentara Jepang yang bersikeras tidak bersedia menyerahkan diri kepada Pasukan Republik. Perjuangan ini dikenal dengan nama Pertempuran lima hari di Semarang.

Tahun 1946 lnggris atas nama Sekutu menyerahkan kota Semarang kepada pihak Belanda.Ini terjadi pada tangga l6 Mei 1946. Tanggal 3 Juni 1946 dengan tipu muslihatnya, pihak Belanda menangkap Mr. Imam Sudjahri, walikota Semarang sebelum proklamasi kemerdekaan. Selama masa pendudukan Belanda tidak ada pemerintahan daerah kota Semarang. Narnun para pejuang di bidang pemerintahan tetap menjalankan pemerintahan di daerah pedalaman atau daerah pengungsian diluar kota sampai dengan bulan Desember 1948. daerah pengungsian berpindah-pindah mulai dari kota Purwodadi, Gubug, Kedungjati, Salatiga, dan akhirnya di Yogyakarta. Pimpinan pemerintahan berturut-turut dipegang oleh R Patah, R.Prawotosudibyo dan Mr Ichsan. Pemerintahan pendudukan Belanda yang dikenal dengan Recomba berusaha membentuk kembali pemerintahan Gemeente seperti dimasa kolonial dulu di bawah pimpinan R Slamet Tirtosubroto. Hal itu tidak berhasil, karena dalam masa pemulihan kedaulatan harus menyerahkan kepada Komandan KMKB Semarang pada bulan Februari 1950. tanggal I April 1950 Mayor Suhardi, Komandan KMKB. menyerahkan kepemimpinan pemerintah daerah Semarang kepada Mr Koesoedibyono, seorang pegawai tinggi Kementrian Dalam Negeri di Yogyakarta. Ia menyusun kembali aparat pemerintahan guna memperlancar jalannya pemerintahan.

Daftar walikota Sejak 1945


Sejak tahun 1945 para walikota yang memimpin kota besar Semarang yang kemudian menjadi Kota Praja dan akhirnya menjadi Kota Semarang adalah sebagai berikut:

* Mr. Moch.lchsan
* Mr. Koesoebiyono (1949 - 1 Juli 1951)
* RM. Hadisoebeno Sosrowerdoyo (1 Juli 1951 - 1 Januari 1958)
* Mr. Abdulmadjid Djojoadiningrat (7 Januari 1958 - 1 Januari 1960)
* RM Soebagyono Tjondrokoesoemo (1 Januari 1961 - 26 April 1964)
* Mr. Wuryanto (25 April 1964 - 1 September 1966)
* Letkol. Soeparno (1 September 1966 - 6 Maret 1967)
* Letkol. R.Warsito Soegiarto (6 Maret 1967 - 2 Januari 1973)
* Kolonel Hadijanto (2 Januari 1973 - 15 Januari 1980)
* Kol. H. Imam Soeparto Tjakrajoeda SH (15 Januari 1980 - 19 Januari 1990)
* Kolonel H. Soetrisno Suharto (19 Januari 1990 - 19 Januari 2000)
* H. Sukawi Sutarip SH. (19 Januari 2000 - 2010)
* Drs.H.Soemarmo HS, MSi / Hendrar Prihadi, SE, MM. (2010 - )

Maskot flora dan fauna KOTA SEMARANG

Intermediateegret.jpg


Maskot fauna kota Semarang
Kota Semarang: Burung Kuntul Perak (Egretta intermedia) atau Intermediate Egret.
Burung kuntul perak bertubuh berukuran besar (69 cm).Ukurannya di antara Kuntul besar dan Kuntul kecil.Ciri utamanya adalah paruh agak pendek dan leher berbentuk S tanpa simpul, garis paruh tidak melewati mata.Iris kuning, paruh kuning berujung coklat, tungkai dan kaki hitam. Hidup sendiri atau berkelompok kecil. Kelompok menyebar jika mencari makan, tapi mengumpul jika terganggu atau saat terbang datang dan pergi.Makanannya adalah ikan, katak, serangga air, belalang.Bersarang dalam koloni bersama burung air lain. Sarang dari ranting-ranting yang disusun seperti panggung di atas pohon.Telurnyaberwarna hijau biru pucat, jumlah 3-4 butir.

Buah asam jawa di pohonnya
Maskot flora Kota semarang
Kota Semarang: Asem Jawa (Tamarindus indica Linn).
Asam jawa, asam atau asem adalah sejenis buah yang masam rasanya; biasa digunakan sebagai bumbu dalam banyak masakan Indonesia sebagai perasa atau penambah rasa asam dalam makanan, misalnya pada sayur asam atau kadang-kadang kuah pempek.
Asam jawa dijadikan maskot kota semarang karena ada yang bilang bahwa nama kota semarang karena orang semarang banyak yang suka makan masem jawa namun jumlah asem jawa di semarang terbatas jadi nama serang berasal dari baha saja Aseme arang arang  yang berarti pohon asemnya yang jarang jarang karena disukai orang seamarang.



Rama ( karakter wayang yang saya sukai)


Tokoh wayang yang saya sukai adalah Rama karena pada cerita ramayana rama merupakan tokoh yang saya idolakan. Selain itu karena namanya yang mirip saya. Berikut sedikit cerita tentang Rama.

Rama merupakan tokoh wayang yang tergolong ke dalam kisah Ramayana. Rama merupakan tokoh utama dalam kisah ini sehingga menjadikannya sebagai tokoh protagonis. Rama memiliki sikap setia dalam menjalin hubungan dengan kekasihnya Sinta. Kesetiannya bahkan hingga rela berkorban untuk mengembalikan Sinta kepangkuannya. Rama juga berkarakter berani, sabar, dan tidak tamak kekuasaan. Rama juga memiliki jiwa yang ikhlas dalam menghadapi cobaan.

Strategi sosial nasionalisme yang berkelanjtan pada anak muda

Membangun strategi sosial nasionalsime yang berkelanjutan adalah dengan membangkitkan lagi rasa nasionalime anak muda Indonesia. Karena ditangan generasi mudalah masa depan bangsa, bila generasi muda mencintai bangsanya maka kedebannya bangsa itu akan dicintai namun bila generasi muda bangsa tidak mencintai bangsanya maka kedepannya bangsa tersebut akan hancur dan tidak dicintai lagi dan lama kelamaan bangsa tersebut akan dilupakan dan hanya menjadi indentitas tertulis saja tanpa rasa cinta pada bangsanya.
 Tidak ada yang berani menyangkal bahwa indonesia merupakan satu - satunya negara kepulauan didunia yang dianugerahi dengan beragam kekayaan alam maupun kekayaan budaya. Begitu banyak budaya daerah yang tersebar diseluruh tanah air, yang kesemuanya itu bermuara menjadi budaya nasional bangsa Indonesia. Perbedaan tersebut tidak lantas menjadi alasan untuk berpecah belah ataupun terkikisnya solidaritas dikalangan masyarakat Indonesia. hal itu tidak  pula layak untuk dijadikan benteng perlindungan bagi tumbuh berkembangnya sikap sukuisme yang pada akhirnya merupakan kendala dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa. menyikapi kondisi aktual yang berkembang, bangsa ini dihadapkan pada dua tantangan. Pertama, menjaga kemurnian esensi dan hakikat nasionalisme, yang berarti juga menjaga kemurnian nilai - nilai kemanusian. Kedua, berupaya secara aktif mengantisipasi perkembangan situasi zaman khususnya arus globalisasi yang sedemikian hebat pengaruh implikasinya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada giliranya, dalam mengawal reformasi yang terus bergulir, maka semangat nasionalisme perlu digugah kembali.
Dalam konteks Indonesia, nasionalisme yang mendasarkan diri pada nilai - nilai kemanusian (perikemanusiaan) yang hakiki dan bersifat asasi, tujuannya mengangkat harkat, drajat, serta martabat kemanusiaan setiap bangsa untuk hidup bersama secara adil dan damai tanpa haru ada diskriminasi didalam hubungan-hubungan sosial sebenarnya rasa nasionalisme itu sudah dianggap telah muncul manakala suatu bangsa memiliki cita - cita yang sama untuk mendirikan suatu Negara kebangsaan, sedangkan ciri nasionalisme Indonesia yaitu nasionalisme religius seperti yang dicetuskan oleh Ir. Soekarno adalah nasionalisme yang tumbuh dari budaya Indonesia. Nasionalisme relegius merupakan perpaduan antara semangat kebangsaan dan keberagamaan. Nasionalisme Indonesia bersumber kepada Pancasila, sedangkan semangat relegius bersumber kepada ajaran islam yang menjadi agama mayoritas masyarakat. Antara nilai-nilai pancasila dan islam dapat saling dikompromikan dan tidak saling bebenturan. Kedua unsur tersebut saling mengisi yang melahirkan semangat nasionalisme yang beragama dan semangat beragama yang nasionalis. Selain itu, nasionalisme juga disebutkan sebagai prinsip, rasa dan usaha yang patriotik serta dengan segala daya siap pula untuk mempertahankannya. Sedangkan semangat nasionalisme diartikan sebagai suasana batin yang melekat dalam diri setiap individu sebagai pribadi maupun sebagian bagian dari bangsa dan negara, yang diimplementasikan dalam bentuk kesadaran dan perilaku yang cinta tanah air, kerja keras untuk membangun, membina dan memelihara kehidupan yang harmonis dalam rangka memupuk dan memelihara persatuan dan kesatuan, serta rela berkorban harta, benda bahkan raga dan jiwa dalam membela bangsa dan negara.
Akan tetapi  seiring dengan berjalannya zaman, berbagai peristiwa yang telah terjadi mengindikasikan mulai lunturnya jati diri  bangsa Indonesia khususnya dikalangan  pelajar dan pemuda yang berimbas terhadap penurunan semangat nasionalisme. Ironisnya, tatkala berbagai masalah menimpa bangsa ini, masih banyak para pemuda, politisi maupun kalangan elite yang masih mementingakan kepentingan golongan ataupun kelompok daripada kepentingan bersama. Banyak dari mereka belum sadar bahwa untuk mencapai kemerdekaan bangsa pada saat itu dibutuhkan perjuangan keras bahkan hingga mengorbankan nyawa mereka untuk mati demi sebuah kemerdekaan.  Jika pada zaman pergerakan kemerdekaan semangat nasionalisme diperlukan dan dibangkitkan oleh seluruh rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari tangan penjajah maka kini di era globalisasi semangat nasionalisme diperlukan untuk membangun bangsa menuju bangsa yang beradab, bermartabat dan bersaing di dunia internasional tanpa meninggalkan identitas kebangsaannya.
Mengingat sejarah perjuangan bangsa Indonesia 66 tahun yang lalu, kita telah tahu bagaimana semangat nasionalisme yang berkobar pada setiap pemuda bangsa saat itu. Bahkan mereka siap sedia untuk mati demi mempertahankan tanah air kita Indonesia. Tidak adakah sosok seperti Bung Karno yang mampu menumbuhkan dan membangkitkan semangat nasionalisme dan internasionalisme, prinsip kebangsaan, prinsip kesejahteraan serta gotong-royong di dalam hati bangsa ini. Mengingat pidato Bung Karno saat perumusan dasar negara, beliau telah mengatakan “ Di dalam Indonesia merdeka itu perjuangan kita harus berjalan terus, kita harus bersama-sama sebagai bangsa yang bersatu padu, berjuang terus menyelenggarakan apa yang kita cita-citakan di dalam Pancasila“. Ingatkah bangsa kita dengan pidato Bung Karno tersebut. Kita sebagai generasi muda penerus bangsa harus mampu mewujudkan generasi yang mempunyai jiwa nasionalisme yang kuat serta mewujudkan cita-cita bangsa.
Apakah semangat nasionalisme bangsa telah tertanam? Apakah kita telah mengobarkan jiwa raga ini untuk kemajuan dan kedaulatan bangsa ? Nampaknya rasa nasionalisme sedikit mulai memudar. Generasi muda saat ini banyak yang kurang bisa memaknai kemerdekaan bangsa dengan baik. Masih banyak yang diam, atau seakan-akan acuh akan nasionalisme. Bukankah pemuda disebut - sebut sebagai agent of change yang diharapkan mampu membawa bangsa ini kearah yang lebih baik .
Potret buram kondisi para pemuda kita saat ini Nampak jelas di depan mata kita. Kecintaan pada produk dalam negeri mulai hilang dengan semakin banyaknya produk asing seperti Mc Donald, Coca Cola, Pizza Hut, dll  telah membanjiri dan menjamur  di negeri ini. Membeli produk luar negeri mereka anggap suatu kebanggaan tersendiri yang dapat menaikkan prestise mereka dihadapan masyarakat. Tampaknya westernisasi telah menyulap pemuda negeri ini menjadi lupa akan jati diri mereka sebagai bangsa Indonesia yang masih memegang teguh budaya timur. Selain itu, munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antar prilaku sesama warga. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa .
Jika kita gambarkan, nasionalisme saat ini berada dititik nadir, dimana semua kebijakan berkiblatkepada neoliberalisme, sehingga kesejahteraan rakyat jauh dari cita - cita pendiri bangsa. Pada tahun ini juga, moralitas indonesia mencapai titik kulminasi terendah. Korupsi bukan hanya sebagian dari budaya, tetapi juga telah menjadi bagian dari mata pencaharian untuk mendapat tambahan biaya hidup yang semakin membumbung tinggi. Sedangkan bagi yang sudah hidup layak, korupsi merupakan sebagian dari kekuasan.  
Untuk mewujudkan nasionalisme bangsa memang perlu adanya internalisasi nilai-nilai nasionalisme maupun internalisasai nilai pancasila baik pada tingkat sekolah dasar, menengah maupun dalam masyarakat kampus. Hal itu dapat diberikan oleh para pengajar baik guru maupun dosen dalam pendidikan sekolah formal maupun non formal.
Peningkatan kesadaran masyarakat akan nilai-nilai luhur budaya bangsa adalah sarana untuk membangkitkan semangat nasionalisme, yang dapat dilakukan dengan senantiasa memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa dan bernegara dalam kehidupan bermasyarakat. Kehendak bangsa untuk bersatu dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia merupakan sarat utama dalam mewujudkan nasionalisme nasional. Dengan demikian, tidak pada tempatnya untuk mempersoalkan perbedaan suku, agama, ras, budaya dan golongan. Kehendak untuk bersatu sebagai suatu bangsa memiliki konsekuensi siap mengorbankan kepentingan pribadi demi menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan. Tanpa adanya pengorbanan, mustahil persatuan dan kesatuan dapat terwujud. Malah sebaliknya akan dapat menimbulkan perpecahan. Inilah yang telah dibuktikan bangsa Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan                           .                                            
                   
            Di samping itu, perlu dikembangkan semangat nasonalisme dalam tiap individu rakyat Indonesia. Nasionalisme yang harus dikembangkan adalah kebanggaan yang dapat dirasakan oleh seluruh bangsa, sehingga kehendak untuk bersatu masih tetap berakar di dalam hati sanubari. Semangat nasionalisme yang menghargai perbedaan, kemajemukan dan keanekaragaman termasuk rasa cinta tanah air harus dijunjung tinggi dan ditanamkan kepada seluruh komponen bangsa, termasuk kepada seluruh individu warga negara Indonesia, baik generasi sekarang maupun kepada generasi penerus bangsa Indonesia, agar disadari hakikat bangsa Indonesia yang besar ini.
Di sisi lain, semangat kebangsaan dalam suatu bangsa yang terbangun sejak jaman kemerdekaan lalu masih tetap relevan dengan dunia masa kini. Bagi Indonesia, rumusan paham kebangsaan telah tercantum dengan jelas dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yaitu membangun sebuah negara kebangsaan yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur, membina persahabatan dalam pergaulan antar bangsa, menciptakan perdamaian dunia yang berlandaskan keadilan, serta menolak penjajahan dan segala bentuk eksploitasi, yang bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.                                                                                        

            Upaya mengembangkan paham kebangsaan itu, dengan sendirinya akan menyesuaikan diri dengan tantangan perubahan zaman. Namun, esensinya sama sekali tidak berubah. Nasionalisme harus memperkuat posisi  ke dalam, dengan memelihara dan mempertahankan kedaulatan dan integritas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Esensinya adalah berjuang membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang demokratis, menegakkan hukum, dan membangun ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Esensi ini tidak akan berubah untuk selama-lamanya                                                                                 .                      
            Sebagai generasi muda bangsa Indonesia, kita harus membangkitkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air yang cenderung meredup ditengah peliknya masalah ekonomi dan politik bangsa ini, semangat akan nilai-nilai nasionalisme harus tetap dijalankan. Hal ini kita lakukan untuk mewariskan jiwa patriot dan rasa cinta tanah air kepada generasi anak cucu pada masa mendatang. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa dan kerja keras para pahlawannya. Nasionalisme yang harus dibangkitkan kembali adalah nasionalisme yang diarahkan untuk mengatasi semua permasalahan di atas, bagaimana bisa bersikap jujur, adil, disiplin, berani melawan kesewenang-wenangan, tidak korup, toleran, dan lain-lain. Bila tidak bisa, artinya kita tidak bisa lagi mempertahankan eksistensi bangsa dan negara dari kehancuran total. Dan karakteristik nasionalisme Indonesia adalah kesatuan nasional, solidaritas, non-kooperatif, dan swadaya. Catur karakteristik inilah yang menjadi dasar keberhasilan membangun Indonesia sebagai negara. Reintepretasi catur karateristik nasionalisme menjadi upaya mempersiapkan kebangkitan nasional Indonesia yang merdeka dari kolonialisme, korupsi yang menggurita dalam relasi kebangsaan. Kesatuan nasional tidak dapat dipandang bahwa Indonesia harus berwatak sentralistis-otoriter, dan perjalanandesetralisasi otonomi daerah yang masing compang - camping dapat mendekatkan Indonesia pada gambar ideal cita - cita nasional.
Jadi dari uraian - uraian diatas, ada beberapa langkah alternatif  yang bisa ditempuh untuk menumbuhkan dan meninkatkan semangat nasionalisme bangsa ini terutama di kalangan pemuda , diantaranya :
·        Perlu adanya redefinisi atas pemahaman dan pelaksanaan nila - nilai nasionalisme dalam diri individu bangsa Indonesia khususnya diri pemuda Indonesia. Kegagalan meredefinisi nilai - nilai nasionalisme telah menyebabkan belum lahirnya sosok pemuda Indonesia yang dapat menjadi teladan. Padahal tantangan pemuda saat ini berbeda dengan era 1928 atau 1945. Jika dulu nasionalisme pemuda diarahkan untuk melawan penjajahan , dan sekarang nasionalisme diposisikan secara proporsional dalam menyikapi kepentingan pasar yang diusung dengan kepentingan global dan nasionalisme yang diusung untuk kepentingan Negara. Dengan demikian peran orang tua masih sangat mendominasi segala sector kehidupan berbangsa dan bernegara.
·        Diharapkan pemerintah pusat dapat mempercepat distribusi pembangunan di semua daerah agar tidak tumbuh semangat etnonasionalisme dalam diri bangsa ini.
·        Menempatkan semangat nasionalisme pada posisi yang benar . Nasionalisme tidak dapat diartikan secara sempit. Nasionalisme harus didefinisikan sebagai suatu upaya untuk membangun keunggulan kompetitif, dan tidak lagi didefinisikan  sebagai upaya menutup diri  dari pihak asing seperti proteksi atau semangat anti semua yang berbau asing.Profesionalisme adalah salah satu kata kunci dalam upaya mendefinisikan makna nasionalisme saat ini. Dengan demikian nasionalisme harus dilengkapi dengan sikap profesionalisme.

Ke depan, generasi muda sebagai generasi penerus berada dalam posisi revitalizing agents. Pemuda sebagai sumber kekuatan moral reformasi perlu tetap terbina agar selalu berlandaskan pada kebenaran yang bersumber pada hati nurani serta sikap moral yang luhur, berkepribadian nasional dan berjiwa patriotisme.


Sabtu, 12 Oktober 2013

SENI MELOLOSKAN DIRI

Parkour adalah bergerak atau berpindah tempat dari point A ke point B seefisien dan secepat mungkin yang menggunakan prinsip dari Parkour dengan mengedepankan keindahan bergerak sekaligus diimbangi oleh kemampuan dari tubuh manusia itu sendiri.

Sebenarnya Parkour sudah ada sejak dulu sebelum manusia mengenal kata “Parkour” itu sendiri. Tapi Parkour dideskripsikan dan dikenalkan ke seluruh dunia oleh seorang pria berkebangsaan Perancis yang
dikenal dengan nama Georges Hebert  pada abad 19 yang mengembangkan metode latihan yang mampu mengeluarkan energi manusia yang tersembunyi dalam tubuhnya. Hebert terinspirasi oleh suku di Afrika yang memiliki kemampuan atletik dan gimnastik. Ternyata, yang bisa membuat suku tersebut kuat adalah lingkungan sekitarnya yang telah melatih mereka dengan sendirinya selama bertahun-tahun.

Akhirnya, Hebert menciptakan sebuah latihan yang diberi nama methode naturalle yang terkenal dengan moto ‘etre fort pour etre utile’ atau ‘to be strong, to be useful’.  

Terminology Parkour
Parkour berasal dari kata parcours du combatant yang berarti pelatihan halang rintang untuk sesi militer. Kata Parcours “c” diganti menjadi “k” dan “s”nya dipakai untuk menjelaskan filosofi Parkour itu sendiri. “Parkour’s philosophy about efficiency” .


Sedangkan istilah Traceur adalah sebuah sebutan untuk para praktisi Parkour. Seseorang bisa dikatakan traceur jika orang tersebut sudah memahami arti, basic, dan filosofi dari Parkour itu sendiri. Traceur berasal dari kata “tracer” yang berarti cepat, mempercepat (to trace/ to go fast).

Nilai-nilai kehidupan yang terdapat dalam Parkour 
1. Seni untuk melewati semua masalah dalam track kehidupan

.

Saat kita menjalankan track kehidupan, terdapat banyak rintangan dan masalah hidup yang terlihat seperti obstacles dalam hidup. Semua orang pasti mempunyai tjuan akhir. Tapi saat kita bergerak ke tujuan akhir, banyak rintangan (obstacles) yang menghadang. Dengan memakai prinsip dari Parkour, kita akan berusaha melewati rintangan obstacles tersebut dengan indah dan penuh control. Memecahkan masalah yang kita hadapi dengan efektif dan efisien. Semua manusia pasti mempunyai track kehidupannya masing-masing.

2. Melawan Rasa takut.



Seseorang yang takut untuk mencoba, tidak akan berbuat apa-apa dan tidak akan menjadi siapa-siapa. Semua manusia pasti melewati proses seperti ini. Kalau kita tidak bisa melawan rasa takut, ngga akan ada kemajuan dalam kehidupan. Kita bisa naik motor, sukses dalam bisnis, menang tender dan sebagainya adalah buah dari keberanian kita melawan rasa takut.

Tapi ingat ukur ketakutan dan keberanianmu dengan meteran nyali. Kalau kita terlalu berani, kita akan bertindak bodoh, ceroboh bahkan celaka. Tapi kalo terlalu takut, maka kita tidak akan berbuat apa-apa. Jadi antara rasa takut dan berani harus seimbang.

3. Bangkit dari kegagalan.



Saat kita mencoba suatu gerakan di Parkour, kita akan selalu mengalami kegagalan atau jatuh. Tapi kalo kita terus bangkit berdiri dan mencoba lagi, kita pasti akan bisa menguasai salah satu gerakan tersebut. Begitu pula dalam kehidupan. Intinya berani gagal alias berani jatuh. Coba lagi dan pelajari supaya tidak gagal dan jatuh lagi.

4. Kreatifitas dan kebebasan.



Dalam Parkour kita bisa berkreasi untuk menciptakan gerakan atau menggabungkan beberapa gerakan dasar menjadi gerakan baru tergantung kreatifitas kita. Hidup pun begitu, kita harus kreatif sehingga bisa berguna dan bermanfaat dalam kehidupan. Selain itu, Parkour juga mengajarkan kita untuk bergerak bebas menuju kebebasan tanpa melawan aturan.  


Parkour menentang kompetisi.Sebuah kampanye datang dari beberapa praktisi Parkour tentang menentang keras adanya kompetisi dan rival di dalam Parkour. Kompetisi tidak sesuai dengan filosofi dan nilai moral dari parkour yang mengutamakan kebebasan. Kompetisi hanya akan mendorong seseorang untuk mengalahkan orang lain yang disaksikan oleh penonton atau hanya akan menambah keuntungan oleh beberapa corporasi yang hanya mengambil keuntungan dari Parkour.

Latihan Parkour bukan ditujukan untuk melawan atau mengalahkan orang lain. Parkour ditujukan untuk membantu orang lain sehingga manusia mempunyai cara berpikir moderasi (sederhana) dan memiliki ketahanan fisik yang lama. 


1. Landing (Atterrissage or réception)
Gerakan mendarat. Teknik yang dipakai adalah membengkokkan lutut saat jari-jari kaki menyentuh tanah (jangan pernah mendarat dengan telapak; usahakan selalu mendarat dengan jari-jari kaki dalam keadaan memakai sepatu).


2. Balance (Équilibre)
Berjalan di sepanjang bibir obstacle; secara harfiahnya benar-benar menunjukkan "keseimbangan."


3. Cat balance (Équilibre de chat)
Gerakan merangkak di sepanjang bibir obstacles; seperti kucing.




4. Underbar (Franchissement)

Melompat atau berayun melewati sebuah celah pada sebuah obstacles; secara harfiahnya "untuk melewati" atau "untuk menembus”. 


5. Dismount, swinging jump (Lâché)
Bergelantung di salah satu sisi obstacles kemudian memutar badan ke sisi lainnya setelah itu melepaskannnya untuk mendarat 


6. Vault (Passement)
Loncat atau melompati obstacles, kadang-kadang menggunakan tangan. 


7. Pop vault, wall hop (Passe muraille)

Melompati tembok, yang biasanya menggunakan kaki dan ditendangkan ke arah tembok untuk merubah momentum awal ke momentum keatas, serta diikuti dengan penggunaan tangan saat di atas tembok untuk melewati tembok tersebut. 


8. Kong vault/Cat jump/pass (Saut de chat)
Gerakang lompatan dengan diving ke depan sehingga posisi badan terlihat horizontal, kemudian mendarat dengan tangan serta memasukan kaki melewati kedua tangan, sehingga badan kembali ke posisi vertical dan bersiap untuk mendarat. 


9. Dash vault
Melewati obstacles dengan melompat menggunakan kedua kaki terlebih dahulu kearah depan sehingga badan dan kaki terlihat membentuk sudut 90 derajat, dan diteruskan dengan menahan badan dengan kedua tangan.






10.Turn vault Demitour

Melompat dengan gerakan berputar 180° derajat; secara harfiahnya "setengan berputar." Gerakan ini berguna untuk menempatkan diri kalian bergelantungan dari salah satu sisi sebuah object ke sisi satunya untuk melakukan pendaratan jarak pendek atau bersiap untuk melompat ke object lainnya. 

11.Reverse vault
Gerakan melompat dengan perputaran 360°. Dalam lompatan ini, traceur's melompat dengan membalikkan badannya saat melewati sebuah obstacles. 


12.Speed Vault

Lompat melewati obstacles denga kecepatan penuh sambil memiringkan kaki untuk melewati obstacles dibantu dengan hentakan satu tangan  


13.Lazy Vault
Melewati obstacles dengan kecepatan rendah degan menaikkan badan dibantu dengan satu tangan. Setelah melewati obstacles tersebut, kaki diluruskan dan dibantu dengan tanagn yang lain sebagai tumpuan kedua.

14.Muscle up/climb-up (Planche)
Gerakan memanjat. 


15.Roll (Roulade)
Gerakan berguling kedepan setelah melakukan lompatan. Hal ini bertujuan untuk mentransfer momentum atau energi setelah melompat. 


16.Tic tac
Gerakan menendang ke arah tembok yang dimaksudkan untuk melewati obstacle atau mencapai ketinggian untuk meraih sesuatu object.
 




 

Sumber:http://terrrserah.blogspot.com/2010/10/sejarah-dan-serba-serbi-tentang_19.html

Jika Saya Jadi Presiden

Bila saya menjadi presiden, saya akan memperbaiki sektor ekonomi Indonesia. Pertama yang saya kurangi adalah impor dari luar negri. Tentu banyak tantangan tentang hal ini seperti produk dalam negri yang masih kurang baikkualitasnya, harga produk dalam negri yang masih mahal, dan jumlah produk dalam negri yang masih sedikit. Hal hal seperti itu akan dapat diatasi dengan memaksa masyarakat untuk membeli dan memproduksi kebutuhannya sendiri di dalam negeri. Cara ekstrimnya dengan menghentikan impor barang dengan begitu masyarakat mau tidak mau akan membeli produk di dalam negri. Dan uang yang kita gunakan untuk mengimpor dan mensubsidi barang impor kita gunakan untuk memberikan pinjaman dengan bunga yang rendah terhadap pengusaha dalam negri. Dan yang terpenting adalah menumbuhkan rasa cinta terhadap produk dalam ngeri caranya dengan membuat produk yang berkualitas dan memasarkan kepada orang orang terkenal dengan begitu masyarakat akan tertarik kepada barang dalam negeri.
Hal kedua yang saya lakukan bila saya menjadi presiden adalah mengambil alih seluruh sumber daya alam yang ada di Indonesia supaya kepemilikannya  dimiliki oleh pengusaha pengusaha dalam negri. Dengan sumber daya yang dimiliki pengusaha dalam ngeri kita akan lebih murah untuk membeli bahan bahan mentah untuk melakukan produksi. Tantangan dalam hal ini jug banyak seperti modal dan perjanjian yang telah di buat sebelumnya. Untuk mengatasi hal tersebut kita bisa membuat alat pengolahan sendiri dan tidak mengimpor dari negara lain dengan begitu modal untuk mengolah sumber daya akan lebih murah. Kita bisa mencontoh negara Iran saat diboikot dengan tidak boleh melakukan ekspor dan impor mereka bisa memproduksi semua kebutuhan untuk mengolah sumber daya yang dimiliki dan sekarang Iran sudah menjadi negara yang ditakuti bahkan oleh amerika karena memiliki senjata nuklir. Dan untuk perjanjian yang sudah dibuat saya rasa bisa dilakukan dengan kebijakan pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan membatalkan perjanjian tersebut kalo tidak mungkin dilakukan mau tidak mau kita harus menunggu perjanjian tersebut berakhir dan tanpa adanya perpanjangan kontrak untuk suber daya tersebut.

Tentu hal yang yang paling penting untuk dilakukan adalah membuat sumber daya manusia untuk mengurus semua urusan baik pemerintahan, ekonomi dan pertambangan dan hukum. Sumber daya manusia yang baik adalah sumber daya manusia yang yang tanpa korupsi. Untuk mengatasi korupsi saya setuju dengan hukuman mati kepada koruptor. Tentu banyak yang menentang bila koruptor dihukum mati karena HAM. Menurut saya yang dilakukan koruptorpun melanggar HAM karena menghilagkan hak dasar masyarakat untu mendapatakan pelayanan yang baik dari pemerintah. Saya rasa dengan begitu akan menimbulkan efek jera yang sangat baik dan orang orang dipemerintahan akan berpikir ribuan kali untuk melakukan tindak korupsi.